Cara Mengatasi Pengapian Motor Kecil : Ciri-Ciri & Penyebab

Advertisements

Cara Mengatasi Pengapian Motor Kecil – Pengapian pada sebuah kendaraan adalah hal paling penting, karena dari pengapian tersebutlah sumber tenaga mesin dihasilkan. Apabila sistem pengapian kurang bagus, maka hal tersebut bisa berdampak pada performa mesin itu sendiri.

Salah satu masalah yang biasanya timbul pada pengapian motor adalah pengapian kecil. Meskipun kondisi pengapian kecil masih dapat menyalakan mesin motor atau motor masih dapat digunakan, namun hal tersebut sudah mengurangi banyak performa asli dari motor tersebut.

Apabila kalian sedang mengalami permasalahan pengapian motor kecil, maka tidak ada salahnya bagi kalian untuk melihat informasi yang pada kesempatan hari ini akan kami berikan tentang cara mengatasi pengapian motor kecil. Barang kali saja informasi yang kami berikan ini dapat membantu.

Advertisements

Namun selain memberikan informasi tentang cara mengatasi permasalahan tersebut, kami juga turut memberikan beberapa informasi mengenai ciri-ciri pengapian motor kecil dan juga beberapa penyebab hal tersebut bisa terjadi. Adapun untuk informasi lengkapnya bisa langsung kalian lihat dibawah ini.

Cara Mengatasi Pengapian Motor Kecil
Advertisements

Ciri-Ciri Pengapian Motor Kecil

Sebelum kami lanjutkan ke cara mengatasi, alangkah baiknya jika mengetahui beberapa ciri-ciri permasalahan tersebut terlebih dahulu. Karena dari ciri-ciri permasalahan tersebut, kalian bisa mengambil tindakan lebih awal. Sehingga tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.

Adapun untuk ciri-ciri pengapian motor kecil adalah sebagai berikut.

  • Tenaga yang dihasilkan oleh mesin motor berkurang, hal tersebut bisa ditandai dari kecepatan maksimal yang dapat ditempuh oleh motor itu sendiri.
  • Mesin motor tersendat atau brebet, hal ini biasaya akan terjadi pada kecepatan maksimal. Semakin dipaksa untuk menarik gas, maka akan semakin terasa sendatan pada mesin motor tersebut.
  • Mesin motor mudah mati, kondisi pengapian kecil pada motor bisa menyebabkan motor mudah mati pada posisi stasioner. Akan tetapi hal ini juga dapat dikarenakan oleh komponen lainnya.
  • Konsumsi bahan bakar menjadi boros, hal ini dikarenakan performa mesin yang sudah menurun namun dipaksa tetap bekerja sebagaimana mestinya. Maka dari itu, akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros.

Penyebab Pengapian Motor Kecil

Setelah mengetahui apa saja ciri-ciri pengapian motor kecil, maka saatnya mengetahui beberapa penyebab pengapian motor kecil. Sistem pengapian motor kecil bisa disebabkan oleh beberapa komponen yang berhubungan dengan sistem tersebut.

Adapun beberapa penyebab pengapian motor kecil adalah sebagai berikut.

1. Masalah Pada Busi

Kondisi busi yang sudah tidak baik akan memberikan percikan api yang kurang maksimal. Beberapa kondisi busi yang sudah tidak baik biasanya adalah bagian ujung pemantik sudah gosong atau terbakar, kemudian ujung pemantik terlalu renggang.

2. Spul Terbakar

Hal selanjutnya yang bisa menyebabkan pengapian motor kecil adalah spul terbakar atau bahkan sudah ada yang terputus. Kondisi spul yang kurang baik maka bisa menyebabkan aliran listrik yang dihasilkan tidak maksimal, sehingga sistem pengapian motor menjadi kecil.

3. Koil Bermasalah

Koil merupakan komponen yang memiliki fungsi untuk menyalakan pembakaran yang terdapat pada ruang bakar. Apabila komponen ini sampai mengalami masalah, maka proses pembakaran tidak akan maksimal. Sehingga performa motor bisa menurun dan dapat menyebabkan kerusakan komponen lainnya.

4. Pulser Lemah

Pulser ialah komponen yang mengalirkan arus listrik ke CDI dan TCI, sehingga akan terjadi sebuah proses pembakaran atau pengapian pada busi. Apabila komponen ini sampai lemah atau bahkan mati, maka tidak ada aliran arus listrik yang dialirkan. Dan hal tersebut dapat membuat mesin motor mati total.

5. CDI Rusak

CDI (Capacitor Discharge Ignition) merupakan komponen yang berfungsi untuk mengatur waktu percikan api dari busi yang akan digunakan ke ruang pembakaran. Komponen ini menjadi salah satu komponen paling berpengaruh terhadap sistem pengapian motor.

Sehingga pada saat komponen ini mengalami kerusakan, maka sistem pengapian pada motor tidak akan berfungsi dengan baik. Bahkan pada kondisi motor brebet pun bisa disebabkan oleh komponen CDI sudah mulai lemah dan sudah perlu dilakukan penggantian.

Cara Mengatasi Pengapian Motor Kecil

Lantas bagaimana cara mengatasi pengapian motor kecil? Adapun untuk cara mengatasi permasalahan tersebut harus disesuaikan dengan penyebab kerusakan. Sebisa mungkin kalian analisa penyebab kerusakan dari paling awal sampai dengan paling akhir.

Langkah awal untuk mengatasi permasalah pengapian motor kecil bisa dimulai dari memeriksa kondisi busi, pastikan kondisi busi masih dalam keadaan baik. Apabila kondisi busi sudah tidak dalam keadaan baik, maka bisa kalian coba bersihkan busi dan posisikan pemantik lebih dekat.

Setelah kalian coba lakukan perbaikan pada busi namun kondisi tersebut masih tetap sama saja, maka kalian bisa melanjutkan ke penyebab berikutnya, yaitu memeriksa spul dan koil. Pastikan kedua komponen tersebut masih berfungsi dengan baik. Kalau pun terjadi kerusakan coba kalian perbaiki kedua komponen tersebut, apakah kondisinya membaik atau tidak.

Apabila dari kedua komponen tersebut sudah diperbaiki namun kondisi perapian motor masih tetap kecil, maka penyebabnya bisa terjadi pada pulser atau CDI. Apabila permasalahan terdapat pada kedua komponen tersebut, maka solusinya adalah melakukan penggantian pada kedua komponen tersebut.

Akhir Kata

Kami rasa cukup sekian dulu informasi mengenai cara mengatasi pengapian motor kecil dari Uji Kokoh, mudah-mudahan saja informasi yang baru saja kami berikan diatas bisa memberikan banyak tambahan pengetahuan untuk kalian semua dunia otomotif.

Advertisements

You May Also Like

About the Author: Rifki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.