4 Ciri-Ciri Bearing Mobil Rusak : Penyebab & Efek

Advertisements

Ciri-Ciri Bearing Mobil Rusak – Bearing atau laher merupakan salah satu komponen yang memiliki fungsi untuk membatasi gerak relatif diantara dua atau lebih sebuah komponen supaya komponen tersebut selalu bergerak pada arah yang sesuai atau diinginkan.

Salah satu komponen yang biasanya dipasangi bearing atau laher ialah as roda, hal tersebut bertujuan agar gerak dari roda dapat berjalan dengan baik dan terarah. Oleh karena itu, apabila bearing mengalami kerusakan, maka dapat menyebabkan beberapa hal.

Maka dari itu, pada kesempatan hari ini kami ingin memberikan informasi mengenai ciri-ciri bearing mobil rusak. Barang kali saja ada diantara kalian yang masih belum mengetahui bagaimana ciri-ciri laher mobil rusak, maka dari itu kami sarankan kepada kalian untuk melihat informasi yang akan kami berikan hari ini.

Advertisements

Karena selain memberikan informasi tentang ciri-ciri bearing mobil rusak, kami juga turut memberikan beberapa informasi lainnya yang masih berhubungan dengan hal tersebut. Sehingga kalian tidak hanya mengetahui tentang ciri-ciri laher pada mobil rusak saja.

Ciri Ciri Bearing Mobil Rusak
Sumber: autoexpose.org
Advertisements

Ciri-Ciri Bearing Mobil Rusak

Kerusakan yang terjadi pada bearing mobil sendiri dapat diketahui dengan berbagai macam tanda, sehingga saat komponen ini rusak akan lebih mudah untuk mengetahuinya. Dimana tanda-tanda bearing mobil mengalami kerusakan diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Muncul Suara Gemuruh

Ciri-ciri pertama ialah munculnya suara gemuruh pada bagian roda mobil saat berjalan. Hal tersebut diakibatkan oleh kondisi bearing yang sudah tidak presisi, sehingga mengaikbatkan sebuah gesekan secara keras atau kasar pada komponen lainnya. Oleh karena itu akan muncul suara gemuruh pada roda mobil.

2. Roda Terasa Oblak

Ciri-ciri berikutnya adalah roda akan terasa oblak. Kalian bisa melakukan pemeriksaan dengan cara mengakat roda mobil menggunakan dongkrak, kemudian coba gerakan roda. Apabila roda terasa oblak, maka hal tersebut bisa dikarenakan oleh bearing yang rusak.

3. Keausan Ban Tidak Rata

Ciri-ciri selanjutnya adalah keausan ban tidak rata. Hal ini sebenarnya bisa terjadi karena kondisi ban oblak, sehingga pada saat digunakan tekanan terhadap ban menjadi tidak rata. Apabila kondisi tersebut berlangsung berlarut-larut, maka dapat menyebabkan tingkat keausan ban tidak rata.

4. Velg Terasa Panas

Ciri-ciri terakhir bearing mobil rusak adalah velg akan terasa panas. Meskipun velg tidak langsung terhubung dengan bearing, akan tetapi kondisi velg yang bergerak secara tidak teratur dikarenakan roda oblak dapat menyebabkan kondisi velg mobil menjadi panas.

Penyebab Bearing Mobil Rusak

Setelah mengetahui beberapa ciri-ciri bearing mobil rusak, lantas hal apa yang dapat menyebabkan kerusakan pada komponen tersebut. Penyebab kerusakan pada bearing bisa terjadi karena banyak hal, adapun beberapa penyebab kerusakan pada bearing mobil diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Sering Terkena Air

Bearing sendiri biasanya akan diberi sebuah pelumas atau biasa disebut dengan gemuk untuk mengurangi aus akibat gesekan. Apabila pelumas tersebut sering terkena air, maka kualitas pelumas akan berkurang secara perlahan. Dan hal tersebut dapat mengakibatkan gesekan antara bearing dan komponen lainnya menjadi lebih terasa.

2. Kualitas Pelumas Buruk

Seperti yang telah kami sampaikan diatas, bearing biasanya akan dilumasi dengan pelumas untuk mengurangi tingkat gesekan yang dapat menyebabkan keausan. Dan kualitas dari pelumas tersebut dapat berpengaruh terhadap kondisi dan usia pakai bearing itu sendiri.

3. Suspensi Mobil Rusak

Penyebab selanjutnya bisa dikarenakan oleh suspensi mobil rusak. Hal ini disebabkan oleh kondisi suspensi rusak dapat menyebabkan kerja bearing menjadi lebih berat, dengan beban kerja yang lebih berat dapat membuat usia pakai bearing tersebut lebih cepat berkurang dan mengalami kerusakan.

4. Jalanan Rusak

Penyebab terakhir bisa dikarenakan oleh kondisi jalanan rusak. Hal tersebut tidak terlalu berbeda jauh dengan penyebab ketiga, ketika kondisi suspensi rusak, maka kerja bearing menjadi lebih berat. Hal tersebut juga berlaku apabila mobil sering melewati jalanan rusak.

Dimana kinerja bearing pada saat melewati jalanan rusak juga akan menjadi lebih berat. Apabila hal tersebut berlangsung secara terus menerus, maka hal tersebut dapat menyebabkan usia pakai bearing menjadi lebih cepat dari pada seharusnya.

Efek Bearing Roda Mobil Rusak

Beberapa efek yang umumnya akan dirasakan apabila bearing mengalami kerusakan diantaranya adalah rem blong. Hal tersebut dikarenakan bearing rusak dapat menimbulkan panas, dan panas tersebut bukan hanya akan berakibat terhadap velg namun juga terhadap kaliper rem.

Kondisi kaliper rem yang panas dikarenakan oleh kerusakan pada bearing mobil bisa menyebabkan minyak rem tidak bekerja sebagaimana mestinya atau mengalami kemacetan, dan kondisi tersebut dapat menyebabkan rem blong pada mobil.

Selain itu, efek lainnya yang akan dirasakan adalah setir mobil terasa tidak stabil. Hal ini biasanya akan terasa apabila roda mobil sudah mulai oblak, karena kondisi roda yang tidak stabil akan sangat mempengaruhi posisi berkendara dan menjadikan setir menjadi tidak stabil.

Efek paling parah yang bisa terjadi karena bearing mobil rusak adalah as roda patah. Karena bearing sendiri terpasang pada bagian as roda, apabila komponen ini mengalami kerusakan yang sangat parah, maka hal tersebut bisa menyebabkan as roda mobil menjadi patah.

Akhir Kata

Sekiranya cukup sekian dulu informasi yang dapat Uji Kokoh berikan pada kesempatan hari ini mengenai ciri-ciri bearing mobil rusak, mudah-mudahan saja informasi yang baru kami sampaikan diatas tadi dapat memberikan tambahan informasi untuk kalian semuanya.

Advertisements

You May Also Like

About the Author: Rifki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *