√ Fungsi CDI Motor Secara Lengkap : Harga, Komponen & Cara Kerja

Fungsi CDI Motor – Sepeda motor merupakan alat transportasi roda yang menjadi banyak pilihan orang untuk menunjang berbagai macam kegiatan yang perlu dilakukan. Karena dengan menggunakan sepeda motor, para pengguna dapat menuju kesebuah tempat dengan lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan mobil.

Sepeda motor sendiri terdiri dari berbagai macam komponen yang sangat banyak, dimana komponen – komponen tersebut memiliki fungsi tersendiri. Seperti salah satu komponen yang terdapat kendaraan bermotor adalah CDI.

CDI Motor atau kepanjangan dari Capacitor Discharge Ignition ialah salah satu dari jenis pengapian yang terdapat pada kendaraan bermotor. Jadi fungsi CDI motor ini sendiri termasuk sangat penting, seperti beberapa komponen lainnya yang ada.

Untuk anda yang sekiranya ingin mengetahui secara lengkap apa saja fungsi CDI motor itu sendiri dan informasi lainnya seputar CDI motor, maka ada baiknya apabila anda melihat informasi yang akan Ujikokoh.com berikan untuk hari ini secara lengkap.

Fungsi CDI Motor

Fungsi CDI Motor

Seperti yang sudah kami jelaskan pada apa itu CDI motor? Dimana CDI itu sendiri merupakan salah satu jenis pengapian yang digunakan pada kendaraan bermotor. Jadi fungsi utama CDI motor adalah untuk menyalurkan dan memutuskan arus listrik pada motor.

CDI motor sendiri terbagi menjadi beberapa tipe, beberapa tipe tersebut diantaranya adalah CDI Standar, CDI Racing Limiter, CDI Racing Unlimiter dan CDI Progammable. Dari setiap tipe CDI yang ada memiliki fungsi berbeda-beda dan memiliki pengaruh terhadap performa mesin berbeda-beda juga.

Fungsi CDI racing limiter biasanya digunakan untuk jenis sepeda motor dengan performa tinggi yang membuat mesin menjadi lebih tahan lama. Sedangkan untuk CDI Progammable memiliki fungsi yang jauh lebih komplek, karena instalasi jenis CDI ini jauh lebih sulit dibandingkan tipe CDI lainnya.

Sehingga kondisi mesin tidak bekerja dengan baik bisa menjadi salah satu TANDA CDI MOTOR RUSAK, karena kondisi CDI motor yang baik tentunya akan bekerja sesuai dengan fungsi sebagai sistem pengapian motor agar mesin bekerja dengan baik.

Komponen CDI Motor

Komponen CDI Motor

Karena fungsi CDI begitu penting, oleh karena itu CDI memiliki komponen yang cukup banyak. Dan setiap komponen yang terdapat CDI motor memiliki fungsi penting juga, karena jika salah satu komponen CDI motor rusak maka CDI tidak dapat bekerja dengan baik.

Berikut ini adalah beberapa komponen yang terdapat CDI motor.

Charging Coil, Tirgger/Pulser Coil, Rectifier (Penyearah), Baterai, Fuse (Sekering), Contact Switch (Kunci Kontak), Kapasitor, Saklar Elektronik, Stabilizer, Transformator Step Up Voltage, Pengubah Tegangan, Pelipat Tegangan, Ignition Coil (Kumparan Pengapian), Kabel busi, busi, Wiring System (Sistem pengawatan) dan terakhir adalah Common line (Jalur Bersama).

Cara Kerja CDI Motor

Cara Kerja CDI Motor

Cara kerja CDI sendiri berawal dari pencatu daya akan mengisi muatan pada kondensator menggunakan arus listrik searah atau DC sampai dengan beberapa ratus volt. Setelah itu pemicu (Pulser Coil) akan diaktifkan untuk menghentikan pengisian daya pada kondensator.

Di saat bersamaan terjadi juga proses pengosongan daya pada kondensator supaya mencatu daya kumparan pengapian melalui Saklar elektronik.

Karena bekerja secara elektronik, komponen pada CDI diletakan pada PCD (Printed Circuit Board) kemudian ditutup menggunakan bahan khusus supaya terlindung dari berbagai macam kotoran, cairan ataupun uap panas.

Harga CDI Terbaru

Harga CDI Terbaru

Harga CDI motor sendiri sangat bervariasi, mulai dari 100 ribu rupiah sampai dengan harga 1,5 juta rupiah. Hal tersebut tergantung dengan jenis sepeda motor itu sendiri dan tipe CDI. Seperti misalnya harga CDI BRT biasanya akan jauh lebih mahal, dikisaran angka 500 ribu rupiah keatas dibandingkan dengan CDI standar.

Kemudian harga CDI motor bebek atau matik biasanya juga jauh lebih murah dibandingkan dengan harga CDI motor sport, karena kebutuhan dan komponen yang terdapat didalamnya sudah berbeda. Dan fungsi CDI untuk motor bebek atau matik juga berbeda dengan CDI untuk motor sport.

Dengan ini selesai sudah informasi tentang fungsi CDI motor yang sekiranya kami dapat berikan kepada anda pada kesempatan sekarang ini, semoga saja informasi tentang salah satu komponen motor yang baru kami sampaikan diatas bisa memberikan banyak manfaat untuk anda.

You May Also Like

About the Author: Rifki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *