15 Komponen Motor Starter dan Fungsinya, Cara Kerja, Gambar

Komponen Motor Starter – Pengertian Motor Starter adalah sebuah part yang digunakan untuk menyalakan sistem pembakaran pada mesin motor. Jenis-jenis starter bisa berupa mesin udara, motor listrik dan juga hidrolik. Untuk jenis motor starter yang digunakan pada motor ialah motor listrik.

Motor starter juga salah satu komponen pada kendaraan yang sangat penting, karena jika komponen ini sampai rusak maka mesin tidak dapat dinyalakan dengan menggunakan elektrik starter. Sehingga para pengguna juga harus merawat komponen ini dengan baik supaya kendaraan milik anda tetap dapat digunakan dengan nyaman.

Apabila motor starter pada kendaraan anda tiba-tiba tidak berfungsi atau pada saat anda menggunakan elektrik starter dan mesin tidak menyala. Hal tersebut bisa saja terdapat permasalahan pada motor starter tersebut atau bisa juga itu merupakan salah satu CIRI CIRI AKI SOAK yang menyebabkan elektrik starter tidak bekerja.

Sehingga anda harus melakukan analisa terlebih dahulu terhadap permasalahan yang sedang anda alami. Karena bisa saja permasalahan yang anda alami tersebut tidak sesuai dengan apa yang menjadi diagnosa awal anda.

Komponen Motor Starter dan Fungsinya, Cara Kerja, Gambar

Cara Kerja Motor Starter

Untuk anda yang ingin mengetahui bagaimana cara kerja motor starter dan juga fungsinya berserta komponen – komponen motor starter secara lengkap, maka anda bisa langsung menyimak pembahasan yang akan kami berikan berikut ini:

Cara Kerja Motor Starter

Cara kerja dari motor starter ialah mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Dimana proses ini berdasarkan dari kaedah fleming left hand.

Apabila terdapat sebuah arus listrik yang mengaliri konduktor, sementara posisi konduktor berada di dalam medan magnet. Maka konduktor akan terdorong searah garis gaya magnet yang ditujukan dengan kaedah fleming left hand.

Kemudian hubungan antara garis gaya magnet, arus listrik serta gaya dorong akan ditunjukan dalam tiga jari. Jari tengah akan menunjukan arah dari arus, jari telunjuk akan menunjukan arah dari medan magnet, sedangkan jempol akan menunjukan arah gaya dorong.

Berdasarkan dari kaedah tangan kiri fleming, lantas disusunlah sedemikian rupa supaya berkebalikan sehingga menghasilkan gaya berkebalikan. Kemudian diletakan sebuah poros yang akan menyebabkan gaya putar berkesinambungan.

Komponen Motor Starter dan Fungsinya

Berikut ini adalah penjelasan tentang fungsi dari setiap komponen-komponen yang ada didalam motor starter yang bisa langsung anda lihat dibawah ini.

Field Coil

Fungsi Komponen Field Coil

Daya elektromagnet yang dihasilkan pada motor starter itu berasal dari Field Coil, karena motor starter tidak memiliki komponen magnet yang permanen. Dimana Field Coil ini terbuat dari tembaga yang mampu menghantarkan arus listrik kemudian dihubungkan dengan armature menggunakan rangkaian seri.

Yoke and Pole

Komponen Motor Starter Yoke and Pole

Fungsi Yoke adalah untuk mengikat pole core yang terbuat dari logam yang memiliki bentuk silinder. Sedangkan fungsi pole adalah menopang komponen Field Coil serta memperkuat gaya megnet. Biasanya motor starter memiliki 4 buah pole yang diikat pada yoke menggunakan baut.

Commutator

Commutator

Commutator merupakan komponen motor starter yang berikutnya yang letaknya berada di depan armature yang memiliki bentuk plat tembaga. Fungsi commutator adalah menghubungkan arus listrik serta brush ke arah kumparan armature. Commutator juga dapat menjegah terjadinya hubungan pendek arus listrik karena terhubung pada arus negatif dan positif.

Armature Coil

Armature Coil

Armature Coil memiliki bentuk kumparan yang posisinya ada di sekitar poros motorik. Fungsi komponen motor starter yang satu ini adalah untuk pembangkit medan magnet yang akan menglir ke Field Coil. Matrial utama Armature Coil adalah tembaga yang memiliki diameter besar dan dililitkan.

Armature Brake

Armature Brake

Kegunaan dari komponen yang ini ialah sebagai pengerem apabila pinion gear lepas dari fly wheel. Pastinya komponen yang satu ini sangat berguna untuk memperpanjang usia dari pinion gear.

Drive Lever

Drive Lever

Bentuk dari komponen motor starter yang satu ini seperti garpu, dimana fungsinya adalah untuk menggerakan komponen pinion gear. Cara kerjanya menggunakan prinsip tuas, dimana komponen ini akan mengungkit ke pinion gear pada saat ujung lainnya sudah terdorong ke arah yang berlawanan.

Drive Pinion Gear

Drive Pinion Gear

Drive pinion gear memiliki bentuk seperti roda gigi dan letaknya terdapat diujung pinion shaft. Fungsi drive pinion gear merupakan untuk menghubungkan gaya putaran motor listrik ke poros engkol mesin melalui fly wheel. Meskipun diameternya lebih kecil jika dibandingkan dengan fly wheel, akan tetapi masih dapat memutar engkol mesin karena perbadingan ukuran gear.

Drive Pinion Clutch

Drive Pinion Clutch

Fungsi utama dari komponen ini adalah untuk menghubungkan dan memutuskan putaran mesin, karena sesuai dengan namanya yaitu Drive Pinion Clutch. Peranan komponen motor stater yang satu ini tergolong sangat penting, karena pada saat mesin sudah hidup, maka arus harus diputuskan.

Solenoid Starter

Solenoid Starter

Fungsi Solenoid starter adalah untuk menggerakan drive pinion dan memberikan tenaga kepada bagian motor utama. Diberi nama solenoid karena memiliki bentuk kumparan, lantas komponen ini juga menjadi dua jenis kumparan yaitu:

  • Pull in coil, berfungsi untuk mendorong komponen plunger supaya menggerakan pinion.
  • Hold in coil, berfungsi untuk menahan pergerakan dari pull in coil dan menghubungkan aliran arus baterai pada bagian motor utama.

Solenoid Cap

Sesuai dengan namanya, solenoid cap merupakan menutup solenoid. Fungsi dari komponen ini adalah untuk menghubungkan arus antara sistem serta akutator starter. Solenoid cap ini sendiri memiliki 3 jenis terminal pada bagian dalamnya yang diantaranya adalah

  • Terminal C, merupakan terminal yang digunakan untuk menyalurkan aliran arus utama dari solenoid ke bagian motor starter agar berputar.
  • Terminal 30, merupakan terminal yang mendapatkan aliran arus listrik secara langsung dari bateri.
  • Terminal 50, merupakan terminal yang terhubung langsung dengan bagian starter kunci kontak.

Plunger

Fungsi Komponen Motor Starter Plunger

Komponen berikutnya adalah plunger, dimana komponen ini terletak di ujung pull in coil. Fungsinya adalah untuk menghubungkan gerak pull in coil ke bagian komponen dirve lever. Plunger ini hanya berfungsi sebagai batang penghubung, akan tetapi dibuat dari bahan yang kuat supaya dapat bertahan dari daya terik pull in coil.

Brush

Brush Komponen Motor Starter

Sesuai dengan namanya yaitu brush, komponen yang satu ini memiliki bentuk seperti sikat yang fungsinya adalah untuk menghubungkan arus dari static conductor ke dynamic conductor. Brush akan mengirimkan aliran arus listrik yang asalnya dari terminal 50 ke komponen armature coil dimana perputarannya melalui commutator.

Magnet Switch

Magnet Switch

Magnet switch dikenal juga dengan sebutan saklar magnet ini langsun terhubung dengan plunger dan fungsinya adalah mematikan serta menghidupkan arus secara magnetik.

Motor Housing

Komponen Motor Housing

Komponen selanjutnya merupakan komponen yang terakhir yang sesuai dengan namanya yaitu motor housing atau rumah motor atau tempat dari semua komponen – komponen yang telah disebutkan diatas. Motor housing terbuat dari logam dengan bentuk seperti tabung.

Dari semua komponen motor starter yang baru saja kami jelaskan fungsinya diatas memiliki keterkaitan antara satu komponen dengan komponen yang lainnya, sehingga pada saat salah satu komponen motor starter tersebut ada yang rusak. Maka pada saat anda menggunakan elektrik starter, mesin tidak dapat menyala.

Semoga saja penjelasan tentang komponen komponen motor starter yang baru Ujikokoh.com berikan diatas dapat memberikan tambahan pengetahuan kepada anda.

You May Also Like

About the Author: Rifki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *